Jambiin.com–Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi menggelar buka puasa bersama jajaran pengurus dan mitra strategis pada Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (3/3/2026), di Hotel Luminor Jambi, Kota Jambi.
Kegiatan ini menjadi agenda tahunan organisasi dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Acara dihadiri unsur Dewan Pembina dan Dewan Penasihat SMSI Provinsi Jambi. Ketua Dewan Pembina, DR. H. Sutan Adil Hendra, diwakili jajaran pembina. Ketua Dewan Penasihat H. Matlawan Hasibuan turut diwakili anggota dewan penasihat.
Hadir pula Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, H. Ridwan Agus dan wartawan senior yang juga owner Harian Metro Jambi dan metrojambi.com, Agus Dini Putra.
Dari jajaran pengurus, tampak Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putranusa, Sekretaris Pirma Satria, Bendahara Wisman Wazir, serta para wakil ketua.
Sejumlah tokoh masyarakat juga hadir, antara lain Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi Panglima Adri, Ekonom Jambi Dr Noviardi Gerzi, Ketua SAJA Jefri Parded, dan Robert Samosir.
Dalam sambutannya, Mukhtadi menegaskan pentingnya soliditas organisasi untuk mencapai tujuan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, momentum Ramadan menjadi ruang refleksi bagi insan pers untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme.
“Melalui kegiatan ini, kami mengundang para mitra dan stakeholder yang selama ini menjadi bagian penting dalam dinamika pemberitaan di Jambi. Sinergi yang kuat akan melahirkan pers yang kredibel dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan pers yang bernaung di bawah SMSI Provinsi Jambi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Mengusung tema “Ramadan Penuh Berkah dalam Bingkai Jurnalisme Berintegritas”, kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Puluhan anggota SMSI yang hadir memanfaatkan momen tersebut untuk memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi serta komitmen menjaga marwah pers.
Suasana semakin khidmat dengan tausiyah Ustadz Khoeren yang mengajak hadirin menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan ketaatan, serta menjauhi larangan-Nya. (*)