
DPRD Provinsi Jambi Bentuk Dua Pansus, Dorong Optimalisasi PAD dan PI 10 Persen
JambiIn.com-Bentuk kepedulian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi terhadap peningkatan pendapatan daerah, wakil rakyat tersebut membentuk Panitia Khusus (Pansus) Participate Interest (PI) dan Pansus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah.
Rapat paripurna pembentukan dua pansus ini dipimpin Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata. Diikuti 33 Anggota DPRD Provinsi Jambi lainnya, Sabtu (8/3/2025).
Diputuskan, Pansus 1 diketuai Abun Yani, Wakil Ketua Arpin Siregar dan Sekretaris Riana Doris Sembiring. Untuk Pansus 2 diketuai Erpan, Wakil Ketua Edminuddin dan Sekretaris, Afuan Yuza Putra.
Abun Yani mengatakan, pembentukan dua pansus itu bentuk kepedulian dewan terhadap daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sebab, dari tahun ke tahun PAD Jambi stagnan. Padahal banyak potensi yang lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
"Untuk kerja-kerja seperti ini tidak bisa dilakukan per orangan atau per komisi. Makanya kita bentuk pansus. Pembentukan Pansus ini dasar hukumnya clear," kata wakil rakyat Dapil Muaro Jambi-Batanghari itu.
Nantinya, kata Abun, pansus akan melakukan rapat internal untuk mengatur langkah-langkah apa yang harus dilakukan ke depan. "Dari rapat internal itu nantilah kita tahu apa yang harus kita lakukan," katanya.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan DPR RI, Kementerian dan juga support dari pusat. Dikatkan Abun Yani, Pansus PI berkomitmen tercapainya peraturan yang mengatur tentang kerja sama dalam menghasilkan PI 10 persen, sesuai peraturan menteri ESDM nomor 37 tahun 2016 turunan dari peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2004.
"Itu perintah, perusahaan migas, minyak yang beroperasi di daerah kita mungkin di kabupaten Tanjungjabung Timur, Tanjungjabung Barat, Batanghari, Sarolangun dan sebagainya, itu berkewajiban menawarkan saham 10% kepada badan usaha milik daerah, negara bukan untuk pribadi, nggak ada," ujarnya.
Menurutnya, setelah dibentuknya pansus ini, PI 10 persen yang telah digadang-gadangkan selama ini bisa terealisasi. "Sampai hari ini belum Ada. Makanya DPRD Jambi mendorong pembentukan pansus," pungkasnya. (*)
Penulis: Khotib Syarbini
Editor: Khotib Syarbini
LEAVE A REPLY