Menyebar di Asia, Afrika dan Eropa, Ini Biografi KH Ali Manshur Shiddiq Pencipta Shalawat Badar

Menyebar di Asia, Afrika dan Eropa, Ini Biografi KH Ali Manshur Shiddiq Pencipta Shalawat Badar

90,413
0

JambiIn.com-Shalawat Badar yang diciptakan oleh KH Ali Manshur di Banyuwangi pada tahun 1962, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) melalui sertifikat Nomor 2194/F4/KB.08.06/2022 tertanggal 21 Oktober 2022.

Putra bungsu KH Ali Manshur Shiddiq, Gus Saiful Islam Ali, menjelaskan bahwa shalawat ini lahir pada masa ketegangan politik setelah pembubaran Konstituante oleh Presiden Soekarno, sebagai bentuk doa dan ikhtiar batin untuk keselamatan umat dan bangsa. 
    
KH Ali Manshur sendiri dikenal sebagai ulama dan pengurus NU di Banyuwangi serta pernah menjabat di Kementerian Agama. Selain itu, ia juga merupakan anggota Konstituante dari Partai NU.
    
"Shalawat Badar kini dipraktikkan secara luas di Indonesia dan negara-negara Muslim di Asia, Afrika, hingga Eropa, dan menjadi bagian dari ritual dalam majelis shalawat dan taklim," tambahnya.
    
KH Ali Manshur telah wafat pada tahun 1971 dan dimakamkan di Kompleks Pendidikan Syiar Islam, lembaga yang didirikannya di Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.  Makamnya kini menjadi salah satu tujuan ziarah bagi para pengikutnya. (*)

Penulis: nu.or.id

Editor: Khotib Syarbini