Masif Penolakan Pengesahan RUU TNI, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebut Bagian dari Demokrasi

Masif Penolakan Pengesahan RUU TNI, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebut Bagian dari Demokrasi

30,152
0

JambiIn.com-Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa hari ini DPR RI akan mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (RUU TNI). Ia menegaskan, tidak masalah jika masih ada kelompok masyarakat yang menolak RUU TNI, itu merupakan bagian dari dinamika demokrasi.
    
"Jadi sebenarnya agenda Rapur hari ini ada beberapa termasuk salah satu di antaranya pengesahan rancangan Undang-undang TNI menjadi UU," kata Dasco di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, mengutip dari JawaPos.com, Kamis (20/3).
    
Dasco menilai wajar jika masih ada masyarakat yang menolak pengesahan RUU TNI. Namun, DPR sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam pembahasan RUU TNI ini.
    
"Ya namanya juga dinamika politik kan, demokrasi. Saya pikir sah-sah aja untuk yang masih belum menerima RUU TNI ini," tegasnya. Ia mengklaim, sudah berbicara dengan kelompok masyarakat sipil. Menurutnya, aspirasi mereka telah berupaya untuk diakomodir.
    
"Kami sudah berbicara dengan kelompok-kelompok mahasiswa, kelompok-kelompok NGO termasuk koalisi masyarakat sipil, kami undang berdialog dan memberikan masukan yang juga kami akomodir dan berarti bagi RUU TNI pada hari ini," ujarnya.
    
Dasco juga memastikan, RUU TNI tidak mengatur sama sekali dwifungsi militer dan RUU TNI tetap mengedepankan supremasi sipil.
    
"Kemudian sama-sama meyakini bahwa dalam RUU TNI ini tidak ada kembalinya dwifungsi TNI. Dan dari beberapa pasal yang dibahas, yang sudah kami sampaikan pada masyarakat bahwa dalam pasal-pasal itu juga tidak terdapat adanya peran atau dwifungsi TNI," pungkasnya. (*)
 

Sumber: JawaPos.com

Penulis: Khotib Syarbini

Editor: Khotib Syarbini